Posted by: Joesril | September 1, 2010

Touring Jakarta-Medan v.v (Sumatra West Coast and Eastern Routes)

Berhubung perubahan cuaca di daratan Eropa maka tour West-East Europe ditunda hingga April 2011. Sebagai penggantinya BBC merencanakan tour ke Medan melewati pantai Barat Sumatra (via Kota Agung, Krui, Bengkulu, Padang, Bukittinggi, Sibolga, Danau Toba, Kabanjahe, Medan. Yang berminat hubungi Bpk Sekjen BBC. Detil rencana perjalanan akan menyusul.

Proposed schedule :

Day 1 : Jakarta – Bandar Lampung : 184 km
Day 2 : Bandar Lampung – Biha (via Kota Agung) : 219 km
Day 3 : Biha- Bengkulu (via Krui and along west coast of Sumatra) : 345 km
Day 4 : Bengkulu – Padang/West Sumatra (via Painan) : 525 km
Day 5 : Padang (R&R and visiting some surrounding tourism spots)
Day 6 : Padang – Sibolga/North Sumatra (via Bukittinggi) : 464 km
Day 7 : Sibolga – Simalem Resort/Merek (northern part of Lake Toba) : 240 km
Day 8 : Simalem Resort – Medan : 94 km
Day 9 : Medan (visiting tourism spots)
Day 10 : Medan – Jakarta (by air)

Total distance in motorcycle riding 2071 km.

Diharapkan tanggal 28 Oktober dapat menghadiri acara pengukuhan kepengurusan IMBI Medan.

Motor akan di kapalkan dari Belawan kembali ke Tj. Priok.

Alternative bagi rekan-rekan yang ingin riding kembali ke Jakarta, akan diambil route Timur sbb :
Medan, Tebingtinggi, Rantau Prapat, Pekanbaru, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, Bakauheni dan menyeberang ke Merak untuk selanjutnya menuju Jakarta.

Status terakhir adalah sebagai berikut :
Jumat 22 Oktober 2010, berangkat dari Jakarta menuju Bandar Lampung termasuk menyeberangi selat Sunda memakai ferry dari Merak ke Bakauheni.
Sabtu 23 Oktober 2010, Bandar Lampung – Biha (pesisir Barat/Selatan Lampung)
Minggu 24 Oktober 2010, Biha-Bengkulu
Senin 25 Oktober 2010, Bengkulu – Padang
Selasa 26 Oktober 2010, Padang – Bukit Tinggi
Rabu 27 Oktober 2010, Bukit Tinggi – Sibolga
Kamis 28 Oktober 2010, Sibolga – Medan, melewati Parapat/Danau Toba
Jumat 29 Oktober 2010, Di Medan
Sabtu 30 Oktober 2010, Medan, acara pengukuhan IMBI Medan
Minggu 31 Oktober 2010, Medan – Jakarta dengan pesawat. dan bagi yang riding kembali ke Jakarta, berangkat menuju Rantau Prapat melewati Tebing Tinggi.
Senin 1 Nopember 2010, Rantau Parapat – Pakanbaru
Selasa 2 Nopember 2010, Pakanbaru – Jambi
Rabu 3 Nopember 2010, Jambi – Palembang
Kamis 4 Nopember 2010, Palembang-Bandar Lampung – Jakarta.
Total jarak yang ditempuh sekitar 4000 km.

Before entering “Batu Belubang” tunnel near Sibolga

Rombongan BBC dan IMBI sebanyak 14 motor besar melaksanakan tour ke Medan pada akhir Oktober sampai Nopember, dalam rangka menghadiri pengukuhan Kepengurusan IMBI Medan. Rute berangkat melewati jalur pantai barat sedangkan kembalinya melewati jalur timur. Lintasan perjalanan dapat dilihat pada peta di atas.

Rombongan terdiri atasi 14 motor besar yang tiga diantaranya menggonceng istri sebagai co-rider. Satu mobil kawal polisi, satu mobil backup Land Cruiser dan dua mobil pickup sebagai service car.

Perjalanan dimulai dari Bandar Lampung, kearah barat menuju Biha (resort di pantai barat Lampung menghadap ke Lautan Hindia). Tempat ini menjadi favorit untuk para surfer, karena ombaknya cukup besar memecah ke pantai. Dari sana perjalanan diteruskan menuju Bengkulu. Rute ini jarang diambil oleh para bikers, karena sebelumnya jalan melewati daerah ini kondisinya tidak layak untuk dilewati dengan motor besar.

Dari Bengkulu perjalanan diteruskan menuju Padang sejauh lebih dari 600 km. Disekitar Painan, hujan badai turun dengan lebatnya, sehingga perjalanan menjadi sangat pelan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Untunglah tidak ada longsor yang menghambat perjalanan. Sekitar jam 21.00 dalam kondisi hujan lebat rombongan memasuki hotel Pangeran di Padang. Setelah check-in dan sedang menikmati minum teh jahe panas, terjadi gempa, yang membuat sebagian orang yang berada di hotel menjadi panik. Kebetulan pada saat itu sedang ada musyawarah salah satu partai. Ratusan orang berlarian keluar. Setelah beberapa saat kemudian barulah rombongan menuju kekamar masing2 untuk beristirahat setelah perjalanan lebih dari 12 jam.

Keesokan harinya setelah cukup beristirahat, perjalanan dilanjutkan menuju Bukittinggi yang berjarak sekitar 80 km dari Padang. Hari itu cuaca cerah dan rombongan dapat menikmati pemandangan selama perjalanan termasuk Lembah Anai. Rombongan berhenti di Padang Panjang untuk menikmati Sate Padang Ma’ Syukur yang terkenal seantero “jagad”

Di Bukittinggi rombongan menginap di Hotel Bumi Minang yang terletak di atas bukit. Cuaca dingin dibarengi dengan hujan-hujan kecil sepanjang malam harinya. Relax dan istirahat dengan cukup mempersiapkan perjalan yang cukup jauh keesokan harinya.

Keesokan pagi nya perjalanan diteruskan menuju Sibolga, dengan melewati Bonjol, Rimbo Panti, Penyabungan dam Padang Sidempuan. Di sini rombongan mengambil jalur ke kiri menuju Sibolga, jalur kanan yang langsung ke Tarutung melewati Muara Sipongi dilaporkan dalam keadaan rusak berat.

Setiba di Sibolga menginap di hotel di pinggir laut. Malamnya menikmati makanan “sea food” dan durian yang harganya cukup miring.

Keesokan harinya dilanjutkan perjalanan menuju Medan dengan melewati Tarutung, Danau Toba, Parapat (tourist resort di tepi Danau Toba), Pematang Siantar, Tebing Tinggi, Perbaungan dan Medan.

Jalan beberapa kilometer diluar Sibolga mulai berkelok-kelok dan melewati terowongan yang disebut Batu Berlubang. Rombongan berhenti sebentar untuk berfoto. Kondisi jalan agak kurang baik banyak lobang-lobang dan relatif sempit sehingga rombongan terpaksa bergerak dengan kecepatan rendah. Setelah beberapa kilo melewati batu berlubang memasuki kabupaten Tapanuli Utara, kondisi jalan sangat baik meskipun masih tetap berliku-liku sampai mendekati Tarutung. Jalan berliku ini disebut belokan seribu. Dalam jarak kurang lebih 40 km terdapat sekitar 1200 belokan. Untuk yang belum biasa dapat memabokkan. Untunglah rombongan selamat semuanya, hanya ada beberapa motor yang rebah berhubung kondisi jalan yang kurang baik dan naik turun.
Sesampai di Parapat makan siang (lagi2 wisata kuliner!) menikmati ikan goreng Danau Toba (seperti ikan bilis). Setelah makan siang perjalanan dilanjutkan menuju Pematang Siantar dan Tebingtinggi. Kondisi jalan cukup baik dan tidak terlalu banyak tikungan sehingga motor dapat dipacu dengan kecepatan tinggi. Sepanjang jalan banyak perkebunan kelapa sawit dan karet yang luas, sampai berkilo-kilo meter panjangnya.

Sesampai di Perbaungan berhenti istirahat dengan minum jus dan makanan ringan dan dijemput oleh rombongan IMBI Medan.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Medan. Mendekati Medan dekat Tanjung Morawa kawal dari kepolisian Sumut/Medan mengambil alih sebagai vorijders. Memasuki Medan di sore hari lalu-lintas cukup macet, untunglah ada pengawalan.
Sekitar pukul 16.00 memasuki hotel Polonia dengan selamat dan disambut oleh rekan2 dari IMBI Medan. Total jarak perjalanan sampai ke Medan sekitar 2100 km.

Setelah tiga hari di Medan, dengan acara menghadiri pengukuhan pengurus IMBI Medan, perjalanan kembali ke Jakarta dilanjutkan pada tanggal 31 Oktober 2010 bertepatan hari Minggu. Berangkat dari Medan pagi hari sekitar pukul 08.00. Sampai di Rantau Prapat disore hari dengan berhenti makan siang di Pulau Rakyat kota kecil dipinggir sungai Asahan. Hidangan di restoran tersebut cukup baik dan tempatnya juga cukup representatif. Restoran Status Quo ini direkomendasikan untuk rekan2 yang riding melalui jalur timur dari arah Medan.

Di Rantau Prapat menginap di Hotel Nuansa yang modelnya seperti motel dimana motor2 dapat di parkir di depan kamar masing2. Hotelnya cukup bersih dan juga direkomendasikan untuk teman2 yang berhenti menginap di Rantau Prapat.

Keesokan harinya perjalanan diteruskan ke Pekanbaru dengan melewati Gunungtua, Duri dan Minas. Rencananya rombongan IMBI dan HDCI Pekanbaru akan menjemput kita di Minas. Tapi rupanya rombongan telah sampai di Minas lebih cepat dari yang mereka perkirakan. Akhirnya kami menunggu rekan2 IMBI/HDCI Pekanbaru di dekat Rumbai dan bersama-sama menuju hotel. Jalan di Sumatra Utara dan Riau sampai Pekanbaru cukup baik. Jalur jalan dari Duri ke Minas banyak naik – turun dan di beberapa tempat terdapat belokan2 tajam.

Hari berikutnya perjalanan dilanjutkan menuju Jambi. Setelah keluar Pekanbaru hingga Pelalawan jalan banyak yang rusak. Untuk yang mengendarai BMW R1200GS Adventure, kondisi seperti itu tidak terlalu menyulitkan. Tapi bagi rekan2 yang mengendarai motor tipe lainnya, cukup mendapatkan kesulitan. Setelah Pelalawan dan memasuki provinsi Jambi, jalan baik sekali. Marka-marka jalan terlihat jelas dan masih baru. Rombongan sangat menikmati kondisi jalan tersebut, sehingga motor dapat dipacu dengan kecepatan yang relatif tinggi. Disore hari memasuki Jambi dan langsung menuju hotel.

Perjalanan menuju Palembang dilanjutkan keesokan harinya. Kondisi jalan juga baik. Hanya setelah mendekati Palembang lalu lintas lebih ramai sehingga kecepatan dikurangi. Meskipun demikian kami memasuki Palembang sebelum pukul 13.00. Mendekati Palembang kami disambut oleh rombongan IMBI Palembang dan langsung menuju Restoran Seri Melayu untuk makan siang. Setelah makan siang barulah menuju hotel.

Perjalanan etappe terakhir pada tanggal 4 Nopember, hari Kamis menuju Bandar Lampung melewati rute Beringin. Dari Palembang melewati Prabumulih dan istirahat makan siang di Beringin. Setelah itu perjalanan dilanjutkan melewati Bukit Kemuning dan dari arah Branti memasuki Bandar Lampung dan tiba sekitar pukul 17.00. Setelah beristirahat sejenak, sebagian rombongan kembali ke Jakarta dengan motor2 dinaikkan ke atas trailer maupun pickup. Sebagian lagi ada yang menginap di Bandar Lampung dan baru kembali ke Jakarta keesokan harinya.
Semuanya sampai dengan selamat di rumah masing-masing dan total waktu yang dalam perjalanan dan di Medan adalah 14 hari.
Jarak yang ditempuh pulang pergi Jakarta-Medan lebih dari 4200 km.
Demikianlah laporan perjalanan touring kami ke Medan v.v.

20110325-043831.jpg


Lunch at Reataurant Status Quo, near Rantau Prapat

20120318-224439.jpg

About these ads

Responses

  1. Saya ikut tour ini, asyik. Well organized, taat jadwal, safe, fun. Trims, ….

    • Sama2 Mas Broto. We do hope everybody happy and enjoyed our trip.

      • Greetings from Singapur Pak Joesril.

        Saya, bikers from singapore was inspired by your ride and would like to take this challenge. Tentatively, we are planning to ride from Medan to Bali next year. Will be shipping our bikes from Butterworth, Malaysia to port Belawan.
        Your advise is greatly appreciated as my frends and I are not very familiar with the procedures in Indonesia.

  2. Ayo bikin lagi dong…

    • Bikin apa lagi Mas, tolong di elaborate dong…..

  3. Luar biasa all Brader saya sangat salut atas semangat rekan2 semua dan sudah menaklukan Route Jakarta – Medan sayangnya saya nggak tahu ada acara itu kalau tahu pasti say ada diantara rekan2,oh iya kapan akan ada lagi touring seperti ini tolong informasikan ke email saya : marno.arul@gmail.com
    thanks

    • Bro Sumarno, kalau ada acara tour seperti ini lagi kami akan infokan kepada Anda.Terima kasih atas perhatiannya.

  4. Mantap

  5. ikut lah pak hehehe pengin bertualangan keseluruh pulau2 di indonesia mumpung masih muda hehehe


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: